Senin, 02 Januari 2012

Mikroba di ruang produksi


Bagaimana kabar kawan-kawan di 2012 ini? tentunya sudah seabreg rencana kerja yang harus di jalankan. Apabali khusus teman-teman yang bekerja di perusahaan perikanan pasti target produksi harus lebih di tingkatkan serta menerapkan HACCP di setiap proses produksi. Setelah libur beberapa hari tentunya ruangan proses produksi tentunya harus di bersihkan agar udara dalam ruang produksi tidak bau yang tidak sedap yang bisa menumbuhkan Mikroba di dalam ruang produksi, serta bisa mengganggu kenyamanan kerja di hari pertama. Nah kali ini saya akan membahas kandungan mikroba di alam udara.

Kandungan udara di ruang produksi
Meskipun tidak ada mikroorganisme yang mempunyai habitat asli udara, tetapi udara di ruang proses produksi ikan mengandung berbagai macam jenis mikroba yang beragam.

Udara di dalam ruangan produksi ikan
Tingkat pencemaran udara di dalam ruangan proses produksi ikan oleh mikroba di pengaruhi oleh faktor-faktor seperti laju ventilasi, banyaknya peralatan, banyaknya jumlah karyawan dalam ruang proses, dan sifat serta taraf kegiatan orang-orang yang menempati ruangan tersebut. Mikroorganisme dapat terhembuskan dalam bentuk percikan dari mulut dan hidung, misalnya selama bersin, batuk-batuk dan bahkan saat bercakap-cakap. Titik-titik air yang terhembuskan dari saluran pernapasan mempunyai ukuran yang beragam dari mikrometer sampe milimeter.

Titik air yang ukuranya jatuh dalam kisaran mikrometer yang rendah tinggal di udara sampai beberapa lama, tetapi yang berukuran besar segera jatuh ke lantai atau permukaan benda lain. Debu dari permukaan ini kadang-kadang akan berada dalam udara selama berlangsungnya proses produksi. Oleh karena itu setiap karyawan proses ikan di wajibkan mengenakan masker yang bertujuan menghindari tumbuhnya mikroba-mikroba baru di dalam ruang produksi.

Bagaimana udara ruang produksi di tempat kawan-kawan bekerja?


NB: Jika anda membutuhkan Training Analisa Antibiotik, Industri-General Trade
Laboratory Chemical, Reagent Antibiotik, Equipment Supply segera hubungi kami di 081331070937 / 03171830322. Terimakasih.

Salam Analist.

Minggu, 25 Desember 2011

Time for change

Taktersa waktu begitu cepat berlalu, sepertinya baru kemarin saya mengadakan rapat kerja tahunan saya dan kawan-kawan masih menjalankan apa yang menjadi target dan Impian dalam rapat tersebut, kini saya harus mengahiri dan membuat target dan Impian yang lebih besar seiring berahirnya tahun 2011 serta persiapan merancang program tahun 2012 akan segera saya buat.

Tahun 2012 merupakan tahun yang penuh warna dimana setiap perusahaan pengolahan di tuntut untuk lebih higienis dalam proses pengolahan, serta penerapan HACCP dan SOP lebih di utamakan, oleh karena itu
setiap perusahaan pengolahan dituntut untuk lebih cerdas, cerdas yang dalam arti sebenarnya yaitu perioritas meningkatkan sumberdaya manusia setiap karyawan dengan cara mengadakan training di dalam perusahaan dan di luar perusahaan. Dengan mengikuti mengikuti training di harapkan sumberdaya dan kualitas kerja dari setiap karyawan meningkat sehingga perusahaan bisa lebih maju dan siap dalam menghadapi setiap masalah-masalah yang di hadapi, sehingga visi dan misi perushaan bisa di capai dengan mudah. Dan pesan saya yang terahir semangat menuju perubahan di tahun 2012. Semangat!

NB: Jika anda membutuhkan Training Analisa Antibiotik, Industri-General Trade
Laboratory Chemical, Reagent Antibiotik, Equipment Supply segera hubungi kami di 081331070937 / 03171830322. Terimakasih.

Salam Analist.

Jumat, 18 November 2011

O2

Bagaimana kabar kawan-kawan di luar sana, semoga selalu mendapatkan kebaikan-kebaikan serta tetap semangat dalam meraih cita-cita untuk hari esok yang lebih baik. Sudah beberapa bulan ini saya tidak menulis blog ini dan baru hari ini saya bisa menulis kembali. Kali ini saya akan coba membahas mengenai oksigen atau dalam rumus kimianya biasa kita kenal dengan O2 yang pastinya teman-teman sudah tidak asing lagi dengan yang namanya O2 anak kecil saja tahu.....

Oksigen merupan unsur golongan kalgen yang mempunyai lambang O dan nomor atom 8 yang dapat dengan mudah bereasi dengan hampir semua unsur lainya. Pada temperatur dan tekanan standart, dua atom standart ini berkaitan menjadi oksigen, yaitu senyawa gas diatomik dengan dengan rumus O2 yang tidak berwarna, tidak berasa, dan tidak berbau.
Semua molekul stuktural yang terdapat pada organisme hidup, seperti protein, karbohidrat, dan lemak mengandung oksigen. Oksigen dalam bentuk O2 di hasilkan dari air oleh sianobakteri, ganggang, dan tumbuhan selama fotosintesis, dan digunakan pada respirasi sel oleh hampir semua mahluk hidup.

Tanpa merinci bagaimana oksigen itu terbentuk dan bagaimana prosesnya yang terpenting adalah bagaimana agar kita bisa menjaga agar oksigen yang kita hirup tetap bersih dan sehat tidak tercemar oleh lingkungan sekitar.
Hem...Begitu hebat dan dasyat Tuhan menciptakan oksigen untuk memenuhi seluruh aspek kehiupan mahluk hidup di bumi ini. Baik mahluk yang ada di darat maupun di laut semuanya membutuhkan oksigen.

Bagaimana kawan apakah ada mahluk di bumi ini yang tidak membutuhkan oksigen?

Oleh karena itu mari kita jaga baik-baik bumi kita ini agar tetap hijau seperti selogan di tv satukan hati untuk menyejukan bumi.


NB: Jika anda membutuhkan Training Analisa Antibiotik, Industri-General Trade
Laboratory Chemical, Reagent Antibiotik, Equipment Supply segera hubungi kami di 081331070937 / 03171830322. Terimakasih.

Salam Analist.



Minggu, 28 Agustus 2011

Selamat Idul Fitri 1432 Hijriah

Satu langkah satu tarikan nafas dengan diiringi hembusan nafas....Hemm takterasa kita sudah di penghujung bulan suci Ramadhan.

Di penghujung bulan yang suci ini niatkan diri untuk saling memaafkan sebelum menuju hari kemenangan. Untuk anda yang mau mudik hati-hati di jalan serta persiapkan semua perlengkapan sebelum barangkat menuju kampung halaman dan tetap semangat. dan yang terahir saya ucapkan Selamat Idul Fitri 1432 Hijriah Mohon Maaf Lahir Batin.



NB: Jika anda membutuhkan Training Analisa Antibiotik, Industri-General Trade
Laboratory Chemical, Reagent Antibiotik, Equipment Supply segera hubungi kami di 081331070937 / 03171830322. Terimakasih.

Salam Analist.




Minggu, 31 Juli 2011

Niat...


Alhamdulilah...Marhaban ya Ramadhan

Tanpa terasa besok kita akan memasuki bulan suci ramahan. Bulan suci yang selalu di tunggu kehadirannya oleh umat Islam. Menyambut bulan suci ini saya sampaikan satu kata mutiara yaitu Niat. Karena niat adalah awal dari di terimanya segala ibadah kita. Semoga kita bisa meneguhkan niat kita dengan sepenuh hati dalam menjalankan ibadah puasa. Semoga bermanfaat dan tetap semangat sampai datangnya hari kemenangan.




NB: Jika anda membutuhkan Training Analisa Antibiotik, Industri-General Trade
Laboratory Chemical, Reagent Antibiotik, Equipment Supply segera hubungi kami di 081331070937 / 03171830322. Terimakasih.

Salam Analist.

Minggu, 05 Juni 2011

Penggunaan Antibiotik

Bagaimana kabar kawan-kawan semua?
Semoga kawan-kawan di luar sana sehat dan sukses selalu.
Sudah lama saya absen tidak menulis di blog ini, dan baru kali ini saya bisa mengisi blog ini lagi. Nah kali ini saya akan sedikit membahas mengenai Penggunaan Antibiotik. Oke untuk menghemat waktu langsung kita bahas saja ya.

Sejauh ini kebanyakan dari kita mengetahui antibiotik hanya di gunakan untuk pengobatan infeksi pada manusia, padahal antibiotik bisa juga di gunakan di bidang ternak, budidaya perikanan dan pangan. Antibiotik digunakan untuk mengontrol serangan penyakit ataupun melindungi dari cemaran bakteri penyebab penyakit. Penggunaan antibiotik atau antimikroba pada bahan pangan seringkali di kombinasi dengan proses pengolahan. Penelitian penanggulangan penyakit pada budidaya perikanan masih terbatas pada bahan-bahan kimia seperti formalin, malachite green serta beberapa jenis antibiotik seperti Chloramphenicol, Nitrofuran AOZ, dan AMOZ.

Penggunaan antibiotik di lapangan seringkali tidak sesuai dengan anturan yang disarankan, Misalnya terlalu banyak pemberian antibiotik dan terus berulang-ulang akibatanya bakteri menjadi resiten terhadap antibiotik.

Resisten antibiotik di pengaruhi oleh lingkungan. Pemeliharaan lingkungan yang baiklah yang di perlukan dalam setiap pengelolaan budidaya maupun hewan ternak lainnya.

Untuk mengantisipasi resistensi terhadap bakteri terhadap antibiotik telah di kembangkan penelitian tentang eksplorasi antibiotik alami dari laut, seperti spons, karang laut, alga ( mikroalga dan makroalga), moluska, coelentrata dan sebagainya. Penelitian hasil laut kearah industri pengolahan ikan semakin berkembang dan kedepan dapat memecahkan masalah resistensi bakteri sehingga penggunaan antibiotik dapat digunakan sesuai kebutuhan.

adabanyak sebenarnya yang berkaitan dengan penggunaan antibik tapi kalau saya bahas semuanya di sini terlalu panjang jadi walau sedit mudah-muhan bermanfaat.

Selanjutnya... apa yang harus anda lakukan? belajar dan traininglah agar cepat memahami.


NB: Jika anda membutuhkan Training Analisa Antibiotik, Industri-General Trade
Laboratory Chemical, Reagent Antibiotik, Equipment Supply segera hubungi kami di 081331070937 / 03171830322. Terimakasih.

Salam Analist.

Jumat, 11 Februari 2011

Sukses Dalam Analisa Antibiotik

Titik awal kesuksesan dalam melakukan anlisa antibiotik pada produk seafood selalu di mulai dari tempat yang sama, yaitu niat untuk belajar. Dari sana pondasi kesuksesan Analisa mulai terbangun.

pepatah mengatakan: bisa karena terbiasa. sebab dengan terbiasa kita melakukan analisa, pengetahuan dan ilmu kita bertambah.

Saat anda mulai analisa antibiotik, tingkat pengetahuan dan kepercayaan anda tumbuh dengan cepat. Anda merasa percaya terhadap diri serta kemampuan anda untuk membuat perubahan besar dalam diri anda dalam setiap analisa.

Satu kata yang bisa anda pakai untuk membuat perubahan dalam setiap analisa antibiotik adalah membuat suasana analisa dengan nyaman, yang membaut anda berkonsentrasi. Begini yang saya maksud, dalam tiap proses analisa antibiotik pasti selalu ada hambatan dan tekanan dari atasan agar hasil analisa cepat selesai yang membuat anda dalam kondisi terjepit dan penuh tekanan.

Kunci utama sukses dalam analisa antibiotik yaitu adanya semangat, kemampuan, dan konsentrasi.

  • Semangat bararti anda benar-benar senang dan nyaman yang anda inginkan. Dimana posisi anda saat ini dan hendak melakukan analisa apa saja yang akan di kerjakan. Anda yang tentukan analisa antibiotik dan membuat perencanaan semua analisa untuk harian dan analisa mingguan pada setiap sample produk yang akan di eksport.
  • Kemampuan berarti anda bisa analisa uji antibiotik yang anda kerjakan. Anda fokus pada setiap uji antibiotik sehingga semakin bertambah kemampuan, kecepatan dan ketepatan dalam setiap tahapan analisa.
  • Konsentrasi adalah hal yang sangat penting dalam setiap tahapan analisa antibiotik. Dari mulai preparasi sample, pengenceran sampai pembacaan panjang gelombang di reader star fax dan pengolahan data di komputer.
Sebelum posting ini saya ahiri, mulai saat ini dan detik ini juga mari tanamkan dalam diri kita untuk bisa sukses dalam setiap analisa dan tatap semangat dalam hal apapun. Baiklah kawan semua sampai disini pembahasan kita kali. Apabila ada yang mau menambahkan share aja di sini.


NB: Jika anda membutuhkan Training Analisa Antibiotik, Industri-General Trade
Laboratory Chemical, Reagent Antibiotik, Equipment Supply segera hubungi kami di 081331070937 / 03171830322. Terimakasih.

Salam Analist.

Selasa, 04 Januari 2011

Performance Laboratorium

Ditahun Baru 2011 ini, tuntutan terhadap kinerja di perusahaan untuk meningkatkan kualitas kerjanya sangatlah tinggi. Kualitas produk dan layanan, efisiensi, kreativitas, serta beberapa aspek lain dalam memerangi persaingan kualitas sebuah produk perikanan merupakan hal yang terus di tuntut untuk selalu di tingkatkan.

Apabila kita cermati secara seksama, peningkatan kinerja suatu perusahaan perikanan, sangat tergantung pada kualitas oarang-orang dalam perusahaan itu sendiri. Dengan kata lain Sumber Daya Manusia, merupakan faktor paling signifikan dalam memproses keunggulan kompetitif yang berkelanjutan. Dan sebagai sumber keunggulan kompetitif keterlibatan karyawan, sebagai seorang Quality Control di proses produksi dan team laboratorium di bagian keamanan produk dapat menjalankan atau menanggalkan setiap kebijakan perusahaan. Disinilah Performace Laboratorium menjadi sangat vital.

Apa yang dimaksud dengan Performace Laboratorium? Dan bagai mana cara meningkatkan PL tersebut?
Performance Laboratorium adalah hasil yang dicapai oleh Quality Control dengan cara melakukan pengawasan di setiap proses produksi dan mengarahkan pada kesuksesan hasil analisa laboratorium tersebut. Denagan kata lain, karyawan yang terlibat sepenuhnya dengan apa yang mereka lakukan, dan terhadap perusahaan tempatnya bekerja, akan mengarahkan upaya ekstra untuk mencapai kualitas dan tujuan perusahaan.

Nah, sekarang Faktor apa saja yang mendukung tercapainya PL? jawabanya ada di bawah ini
1. Efektifitas Quality Control dan Laboratorium dan Kepemimpinan Quality Assurance sebagai penjamin mutu produk yang di persepsikan.
2. Dukungan dari perusahaan kepada Quality Control dan Laboratorium untuk memampukan mereka dalam menjalankan peran di pekerjaannya.
3. Kewajaran dan keadilan perusahaan dalam pengembangan dan penghargaan terhadap hasil kerja karyawan.

So, pada ahirnya perusahaan seafood yang ingin maju secara berkesinambuangan, harus mampu menerapkan Quality Control yang solid dan menciptakan Performance Laboratorium.
Oke sampai bertemu lagi di artikel selanjutnya. Jangan lupa di awal tahun 2011 kita harus Semangat serta niatkan untuk sukses dan sukses.



NB: Jika anda membutuhkan Training Analisa Antibiotik, Industri-General Trade
Laboratory Chemical, Reagent Antibiotik, Equipment Supply segera hubungi kami di 081331070937 / 03171830322. Terimakasih.

Salam Analist.

Kamis, 23 Desember 2010

5 Langkah Menuju Perubahan

Setiap perusahaan seafood pasti memiliki laboratorium untuk menganalisa hasil produksinya. Dan setiap perusahaan pasti memiliki pendapat berbeda-beda tentang hasil analisa laboratorium. Ada perusahaan yang antusias dan percaya bahwa hasil analisa di laboratoriumnya valid. Ada yang cuek dan bahkan tidak percaya bahwa hasil analisa di laboratoriumnya bisa di jadikan penentu mutu sebuah produk sebelum di eksport.
Heemm...bagaimana di perusahaan anda? Di mana perusahaan anda berdiri?

Sebagai seorang Analist Laboratorium di perusahaan seafood, mungkin anda masih di hinggapi rasa kurang yakin dan tidak PEDE dalam setiap analisa. (Berarti anda berdiri di garis ragu-ragu antara yakin dan tidak yakin).

Ini wajar. Banyak analist laboratorium pada awalnya mengalami ketidak PEDE-an seperti itu.

Sebagai seorang analist laboratorium di sebuah perusahaan seafood kita memang perlu banyak belajar. Kita juga perlu Training dan Latihan-latihan Analisa. Dan Ingat belajar bukan hanya di dalam perusahaan seafood, tapi juga pada perusahaan yang lainnya yang masih ada hubungannya dengan Quality Control dan laboratorium.

Intinya anda hanya perlu niat serta keberanian dulu, "Saya serius bekerja di perusahaan seafood sebagai Analist laboratorium dan sebagai Quality Control.

Nah, setelah itu baru fokus pada cara analisa anda. Dan tetap berpikir positif serta tetap SEMANGAT kalau anda akan berhasil setiap kali analisa. Kemudian cari ilmu tentang analisa antibiotik, analisa mikrobiologi dan ikuti training. Dan Segara praktikan ilmu yang anda dapatkan setahap demi setahap.

Saya harap anda percaya pada kemampuan anda dan selalu berpikir positif. Ya.... karena jika anda berpikir positif maka hasinyapun akan positif. Begitu juga sebaliknya. Dan, sikap OPTIMIS pada kemampuan sendiri inilah kunci bagi semua Analist Laboratorium. (Baik Quality Assurance dan Quality Control).

Tapi, Hati-hati...Jangan terlena dengan rasa Optimis. Anda juga harus Berubah dan menerapkan ilmu yang telah anda pelajari jika mengininginkan Perubahan pada laboratorium di perusahaan anda dan hasil analisa valid sesuai standart. Hemm...Berubah bagai mana?

jawabannya ada disini cukup 5 langkah saja.

1. Lakukan Analisa secara berkualitas
Jika analisa anda sesuai dengan standart dan dapat di percaya, Pasti buyer tidak akan ragu dengan kualitas produk (ikan/udang/rajungan) yang akan di eksport.

2. Training di tempat lain
Agar kemampuan anda bertamabah lakukan latihan, mengikuti seminar-seminar dan baca buku mengenai cara analisa atau bila ingin cepat bisa analisa antibiotik segera melakukan training di Pratama Hartono Indonesia.

3. Tulis kegiatan Analisa tiap hari
Para analist biasanya mengumpulkan artikel-artikel bagus dalam agenda mereka dan mempraktekan ilmu yang telah didapat.

4. Buat Press release (Keterangan pers)
Untuk memberi tahu hasil analisa anda kepada Quality Assurance dan seluruh karyawan di perusahaan, anda boleh membuat press release. Tujuannya agar semua karyawan mengerti akan ke bersihan dan dari produk tersebut.

5. Komunikasi
Komunikasi adalah hal yang sangat penting untuk seorang analist laboratorium. Kenapa? karena setiap analisa antibiotik pasti membutuhkan waktu dalam pengujiannya sebelum di eksport. Oleh karena itu komunikasi antar team laboratorium dengan Quality Control harus selalu terjaga agar semuanya berjalan sesuai rencana.

Baiklah... selalu ada jalan menuju roma. Tinggal bagaimana anda menuju perubahan kesana.
dan yang terahir SELAMAT TAHUN BARU 2011....Tetap Semangat menuju perubahan untuk kita semua.



NB: Jika anda membutuhkan Training Analisa Antibiotik, Industri-General Trade
Laboratory Chemical, Reagent Antibiotik, Equipment Supply segera hubungi kami di 081331070937 / 03171830322. Terimakasih.

Salam Analist.











Kamis, 16 Desember 2010

Seperti Apa Laboratorium yang Ideal?

Banyak perusahaan berlomba memperbaiki mutu kualitas produk dengan sistem laboratorium yang baik. Ini sangat jarang saya temui saat pertama saya masih sekolah, waktu bekerja di perusahaan ikan atau bahkan saat mulai training antibiotik ini. Perubahan ini patut kita syukuri. Sebab semakin banyak perbaikan kualitas produk perikanan di setiap perusahaan akan semakin baik bagi negeri ini.

Banyak perusahaan seafood mulai melakukan pengujian antibiotik sendiri melalui laboratorium yang dimiliki perusahaan seperti analisa antibiotik CAP (Chloramphenicol), AOZ nitrofuran, dan AMOZ, yang tentunya hasil analisanya bisa di pertanggung jawabkan dan sesuai dengan standart perusahaan.

Ada juga perusahaan yang melakukan training dan pelatihan baik di dalam perusahaan atau di luar perusahaan. Adapula yang mengikuti seminar-seminar mengenai Training HACCP (Hazard Analysis and Critical Control Points) dan standart ISO (International Organization for Standardization).

Semua hal diatas adalah uapaya yang baik. Namun tahukah anda seperti apakah laboratorium yang ideal itu?

  • Punya SDM yang tak terbatas. Secara cepat kualitas produk akan baik, misal dari hasil analisa yang jelek (bakterinya banyak pada produk) menjadi sedikit. Seperti proses pengolahan di awasi oleh QC (Quality Control) dengan baik dan cara analisa yang sesuai mengasilkan produk yang berkualitas.
  • Tidak menghabiskan waktu. Betul pada awalnya perusahaan akan memberikan perhatian penuh pada setiap training yang dilakukan itu. Namun setelahnya perusahaan bisa dengan cepat memperoleh hasil analisa antibiotik pada produk yang akan di eksport.
  • Bisa berjalan sendiri. Tanpa harus di intuksikan pun, seorang analist laboratorium bisa berjalan sendiri.
  • Tanpa tekanan. Tanpa harus takut analisa atau hasil uji belum selesai team laboratorium sudah meyelesaikannya dengan tepat waktu dan tanpa ada tekanan dalam setiap analisa yang di lakukannya.
Apa laboratorium di perusahaan anda seperti kriteria di atas? atau anda juga mau menambahkan kriteria Laboratorium yang ideal lainnya?

Mari kita diskusikan....


NB: Jika anda membutuhkan Training Analisa Antibiotik, Industri-General Trade
Laboratory
Chemical, Reagent Antibiotik, Equipment Supply segera hubungi kami di 081331070937 / 03171830322. Terimakasih.


Salam Analist.



Jumat, 10 Desember 2010

Perusahaan Seafood

Perusahaan seafood amat di minati di Indonesia. Lihat saja berbagai perusahaan ikan berkembang di mana-mana. Dari tengah kota sampai pinggiran kota, perusahaan seafood tumbuh dan makin membesar. Namun demikian Perusahaan seafood tidak akan maju dan berkembang tanpa pengawasan dan penerapan Management Laboratorium yang baik lewat Quality Control sebagai pengawas di tiap-tiap rangkaian produksi sehingga menghasil produk yang aman untuk di konsumsi.

Tak Percaya?

Anda bertanya apa itu Management Laboratorium? sederhana saja jawabnya. Management laboratorium adalah suatu rangkaian proses untuk mencapai suatu tujuan analisa yang telah di tetapkan terlebih dahulu.

Ada dua pengawasan dalam proses pengolahan ikan, yaitu Quality Control sebagai pengawasan di sektor produksi dan team laboratorium sebagai pengawas untuk keamanan produk yang di hasilkan selama proses produksi.

Analisa Produk Ikan/Udang di Laboratorium

Mungkin anda lebih mengenal kegiatan laboratorium khususnya untuk produk-produk perikanan, diantaranya analisa Mikrobiologi dan Analisa Antibiotik.
Analisa Mikrobiologi meliputi analisa TPC, analisa e-coli, analisa salmonella, analisa vibrio, dan analisa mikro-mikro yang lainnya.
dan Analisa Antibiotik meliputi analisa Chloramphenicol (CAP), Analisa Nitrofuran AOZ, analisa Nirofuran AMOZ dan analisa-analisa yang lainnya.

Bagai mana agar hasil analisa sesuai denagn standart?
tidak jauh beda dengan HACCP yang telah di terapkan di perusahaan anda. QC melakukan tugasnya sebagi pengawas di bagian produksi dengan baik sesuai WI (works instruction) lalu team laboratorium menganalisa hasil produksinya.

Nah, dengan mengetahui caranya kita akan lebih mudah untuk menganalisa dan menerapkan standar mutu di perusahaan seafood, di tamabah lagi kalau perusahaan mau melakukan trening di luar perusahaan pasti perusahaan akan lebih maju dan berkembang. Mudahkan?

Tanpa ribet pokoknya ayo training sekarang!


NB: Jika anda membutuhkan Training Analisa Antibiotik, Industri-General Trade Laboratory Chemical, Reagent Antibiotik, Equipment Supply segera hubungi kami di 081331070937 / 03171830322. Terimakasih.

Salam Analist.


Kamis, 25 November 2010

Laut Indonesia

Indonesia...ya Indonesia tempat lahir beta yang kaya akan hasil laut yang melimpah ruah, beraneka raga jenis ikan serta biota-biota lainya yang masih ada di dasar laut Indonesia. Laut Indonesia yang luasnya mencapai 5,8 juta km2 ternyata mampu meyerap sekitar 40 persen dari seluruh jumlah karbon dioksida co2 di atmosfir.

Pemerintah telah mencanangkan Indonesia menjadi produsen perikanan terbesar di dunia tahun 2015. Salah satu untuk mencapainya adalah melakukan konservasi sumber daya ikan dan penetapan area menjadi kawasan konservasi.

Pemerintah mencanangkan kawasan konservasi perairan seluas 20 juta hektar yang harus di capai pada tahun 2020 atau 10 juta hektar pada tahun 2010.

Hem...rasanya kalau ngomongin kekayaan laut Indonesia ga, ada habisnya ya... tapi yang terpenting adalah kita bisa memanfaatkan semua kekayaan laut indonesia dengan berpartisipasi menjaga lingkungan di sekitar kita agar bersih dan tidak terkena banjir yang imbasnya kelaut jugakan? nah kalau kita bekerja di perusahaan sea food terutama yang bagian Quality Control dan Laboratorium Khususnya untuk analisa antibiotik, berkerjalah sebaik mungkin dengan menerapkan managemen mutu dan tentunya prinsip-prisip HACCP harus selalu di terapkan agar ikan atau produk yang di hasilkan tidak membahayakan kesehatan agar perusahaan sea food di Indonesia maju dan bisa bersaing dengan perusahaan-perusahaan asing agar Indonesia makmur dengan kekayaan lautnya, Majulah Indonesiaku suburlah lautku.

Baiklah kawan sampai disini dulu...ada yang mau menambahkan? share aja disini.

NB: Jika anda membutuhkan Training Analisa Antibiotik, Industri-General Trade Laboratory Chemical, Reagent Antibiotik, Equipment Supply segera hubungi kami di 081331070937 / 03171830322. Terimakasih.

Salam Analist.

Jumat, 29 Oktober 2010

Ciri umum udang tanpa antibiotik

Sehat itu mahal itu yang sering kita dengar tiap hari, tanpa kita sadari bahwa setiap jenis makanan yang kita konsumsi mengandung antibiotik atau bahan pengawet lainnya. Dan hanya diri kita sendiri yang bisa menjaga kesehatan agar tetap bisa sehat dan bebes dari berbagai macam penyakit serta bisa melaksanakan aktivitas sehari-hari yang lebih menyenangkan dan terbebas dari segala macam antibiotik yang membahayakan kesehatan. Nah kali ini saya akan bahas ciri umum udang tanpa antibiotik yang sehat untuk di konsumsi.

Untuk bisa mengetahui udang yang mengandung atibiotik kita butuh analisa lebih lanjut yang tentunya harus di uji di laboratorium, biasanya udang di uji Chloramphenicol (CAP) dan standar dari Chloramphenicol (CAP) 0.3ppb. Nah untuk lebih mudah kita membedakan udang tersebut mengandung antibiotik atau jenis bahan pengawet lainya kita cukup perhatikan hal-hal di bawah ini.

1. Lihat warna pada kulit udang bila tampak segar dan tidak ada bintik-bintik hitam kecil pada bagian punggung udang berarti udang bebas dari antibiotik.

2. Coba ambil udang dan dibiarkan di udara bebas selama 1 menit, bila ada lalat yang mengerubongi berarti bebas antibiotik dan bahan pengawet lainnya, dan apabila tidak ada lalat pada udang tersebut berarti udang tersebut mengandung antibiotik dan bahan pengawet lainnya.

3. Lihat dan amati pada bagian kepala udang bila putih bersih berarti udang tersebut mengadung antibiotik, tapi apabila pada bagian kepala udang putih ada sedikit bercak hitam kecoklatan berarti udang tersebut bebas dari antibioti dan bahan pengawet lainya.

Nah kawan itulah ciri umum yang mudah untuk mengetahui udang mengandung antibiotik atau tidak. paling tidak kita sudah bisa memilih udang yang akan kita konsumsi yang menyehatkan untuk tubuh. Anda punya pendapat lain? share disini.

NB: Jika anda membutuhkan Training Analisa Antibiotik, Industri-General Trade Laboratory Chemical, Reagent Antibiotik, Equipment Supply segera hubungi kami di 081331070937 / 03171830322. Terimakasih.

Salam Analist.

Jumat, 10 September 2010

Minal Aizin Walfaizin Mohon Maaf Lahir & Batin


Takbir telah berkumandang tanda hari nan Fitri telah datang setelah satu bulan berpusa selama satu bulan tiba saatnya merayakan hari kemanangan Minal Aizin Walfaizin Mohon Maaf Lahir & Batin 1 Syawal 1431 Hijriah. Dan tentunya di hari yang fitri ini kita semua terbebas dari makanan yang mengandung antibotik dan bahan-bahan kimia lainya.



NB: Jika anda membutuhkan Training Analisa Antibiotik, Industri-General Trade Laboratory Chemical, Reagent Antibiotik, Equipment Supply segera hubungi kami di 081331070937 / 03171830322. Terimakasih.

Salam Analist.

Sabtu, 28 Agustus 2010

10 Parameter Sukses Meraih Keutamaan Ramadhan


Pagi semua... Tak terasa kita sudah memasuki bulan suci Ramadhan bulan yang sangat mulia dan penuh barokah. berikut ini adalah uraian 10 Parameter Sukses Meraih Keutamaan Ramadhan yang patut kita renungkan semua agar kita tidak termasuk orang-orang yang "tidak" mendapat apa-apa dalam berpuasa.
1. Memperbanyak ibadah di bulan sya'ban
Ibadah sunnah di bulan sya'ban berfungsi pemanasn bagi ruhani dan fisik untuk memasuki bulan Ramadhan. Berpuasa sunnah, memperbanyak ibadah sholat, tilawatul Qur'an sebelum ramadhan akan menjadikan suasana hati dan tubuh kondusif untuk pelaksanaan ibadah di bulan puasa.
2. Memenuhi target pembacaan Al-Qur'an.
Oarang yang berpuasa di bulan ini, sangat dianjurkan memiliki wirid Al-Qur'an yanglebih baik dari bulan-bulan selainnya. Minimal harus mengkhatamkan Al-Qur'an satu kali selama bulan ramadhan.
3. Memelihara lidah
Bila seorang dari kalian berpuasa maka hendaknya ia tidak berbicara buruk dan aib. dan jangan berbicara yang tidak ada manfaanya dan bila dimaki seseorang maka berkatalah, "saya berpuasa," (HR. Bukhari)
4. Menjaga pandangan dari yang haram
Puasa yang tidak menambah pelakunya lebih memelihara mata dari yang haram, menjadikan puasa itu nyaris tak memiliki pengaruh apapun dalam perbaikan dirinya. Karenanya boleh jadi puasanya secara hukum sah, tapi substansi puasa itu tidak akan tercapai.
5. Menghidupkan malam dengan ibadah
Salah satu ciri khas bulan ramadhan adalah Rasulullah menganjur-kan umatnya untuk menghidupkan malam dengan ibadah tarawih, tentu seseorang akan kehilangan momentum berharga.
6. Tidak makan berlebihan di saat berbuka
Jika saat berbuka puasa menjadi saat melahap semua keinginan nafsunya yang tertahan sejak pagi hingga petang, menjadikan saat berbuka sebagai kesempatan "balas dendam" dari upaya menahan lapar dan haus selama siang hari, maka nilai pendidikan puasa akan hilang. Puasa pada hakikatnya adalah pendidikan bagi jiwa untuk mengendalikan diri dan hawa nafsu. Hasil pendidikan itu akan tercermin dalam pribadi orang yang lebih bisa bersabar, menahan diri, tawakkal, pasrah, tidak emosional, tenang dalam menghadapi berbagai persoalan. Puasa menjadi lebih kecil tak bernilai dan lemah unsur pendidi-kannya ketika upaya menahan dan mengendalikan nafsu itu hancur oleh pelampiasan nafsu yang menghempaskan saat berbuka.
7. Mengoptimalkan Infaq
Rasulullah saw, seperti di gambarkan dalam hadist, menjadi sosok yang paling murah dan dermawan di bulan ramadhan. Di bulan inilah, satu amal kebajikan bisa bernilai puluhan bahkan ratusan kali lipat dibandingkan bulan-bulan lainya.
8. Memperbanyak ibadah di 10 hari terahir
Rasulullah dan para sahabat mengkhususkan 10 hari terahir untuk berdiam diri didalam masjid, meninggalkan semua kesibukan duniawi. Mereka memperbanyak ibadah, dzikir dan berupaya meraih keutamaan seribu bulan, saat di turunkannya Al Qur'an.
9. Tidak bermaksiat lagi setelah Ramadhan
Jangan menganggap hari Idul Fitri dan selanjutnya sebagai hari "merdeka" untuk kembali melakukan berbagai maksiat.Orang yang berpusa dengan baik akan mencerminkan perbuatan yang baik setelah selesai ramadhan dan hari raya Idul Fitri.
10. Memelihara kesinambungan ibadah setelah Ramadhan
Amalan setelah bulan Ramadhan adalah sebagai bekal pasokan agar ruhani dan keimanan seseorang meningkat untuk menghadapi sebelas bulan selanjutnya.

Nah kawan semua mudah-mudahan 10 parameter diatas dapat membuat kita semua menjadi lebih baik sampai di hari yang fitri nanti. dan yang terahir selamat menjalankan Ibadah Puasa.

NB: Jika anda membutuhkan Training Analisa Antibiotik, Industri-General Trade Laboratory Chemical, Reagent Antibiotik, Equipment Supply segera hubungi kami di 081331070937 / 03171830322. Terimakasih.

Salam Analist.


Kamis, 01 Juli 2010

Chlorine Dioxide Chemistry

The metabolism of microorganisms and consequntly their ability to survive and propagate are influenced by the oxidation reduction potensial (ORP) of the medium in which it lives (USEPA, 1996).

Chlorine Dioxide (ClO2) is a neutral compound of chlorine in the +IV Oxidation state. It disinfects by oxidation, however, it does not chlorinate. It is a relatively small, volatile, and highly energetic molecule, and free radical even while in dilute aqueous sulutions. At high concentration it reacts violently with reducing agents. However it is stable in dilute solution in a close container in the absence of light (AWWA, 1990). Chlorine dioxide functions as a highly selective oxidant due to its unique, one electron transfer mechanism where it is reduced to chlorite (CLO2) (Hoehn et al., 1996). The pKa for the chlorite ion, chlorous acid equilibrium, is extremely low at pH 1.8. This is remarkably different from the hypochlous acid/hypochlorite base ion pair equilbrium found near neutrality, and indicates the chlorite ion will exist as the dominant spesies in drinking water.


NB: Jika anda membutuhkan Training Analisa Antibiotik, Industri-General Trade Laboratory Chemical, Reagent Antibiotik, Equipment Supply segera hubungi kami di 081331070937 / 03171830322. Terimakasih.

Salam Analist.



Minggu, 30 Mei 2010

Crab Meat

Pagi semua.... di pagi hari yang sejuk ini saya mencoba untuk mengisi blog saya lagi karena sudah lama saya tidak memperbaharui blog saya karena banyak kesibukan di luar dan baru pagi ini saya bisa menyempatkan diri untuk menulis di blog ini. Nah kali ini saya akan mencoba untuk membahas tentang antibiotik pada Crab Meat atau yang biasa kita kenal dengan rajungan.
Crab Meat atau rajungan adalah makanan yang di hasilkan dari laut dan tambak yang banyak gizi dan tentunya sangat nikmat bila di makan dengan sambal, tentunya teman-teman sudah pernah makan rajungankan? bila belum segeralah makan biar bisa merasakan nikmatnya rajungan sebelum rajungan mahal dan langka di pasaran.....

Tahukah kawan bahwa Crab Meat yang di hasilkan dari laut itu di eksport ke negara Seperti Amerika, Eropa, Cina dan negara-negara lainya. dan tentunya sebelum di ekspor ada peraturan-peraturan yang harus di penuhi diataranya adalah masalah Antibiotik Chloramphenicol atau yang biasa di sebut CAP. Nah batas antibiotik Chloramphenicol (CAP) yang di perbolehkan oleh dinas perikanan adalah 0.03ppb. Pada Crab Meat atau rajungan yang mengandung Chloramphenicol (CAP) lebih dari 0.03ppb tidak di perbolehkan untuk dieksport karena telah melebihi batas standart yang telah di tentukan, karena bahaya chloramphenicol bila di konsumsi secara terus menerus akan mengakaibatkan kangker hati dan bisa mengakibatkan kematian dalam jangka panjang, dan di negara kita Indonesia tercinta ini pernah ada larangan eksport ke nagara Eropa gara-agar masalah Chloramphenicol (CAP) yang melebihi batas standar.

Nah bagi anda yang bekerja di perusahaan perikanan tentunya sudah tidak asing lagi mendengar kata Chloramphenicol (CAP) dan bagi anda yang bekerja di bagian laboratorium yang belum tahu dan belum bisa melakukan uji Antibiotik Chloramphenicol (CAP) segera melakukan pelatihan ke CV.Pratama Hartono Indonesia anda akan mendapatkan pelatihan mengenai semua cara analisa antibiotik dan Microbiologi.

Nah kawan samapi disini dulu pembahasan kali ini, Mudah-mudahan bisa bermanfaat. ada masukan share disisni...


NB: Jika anda membutuhkan Training Analisa Antibiotik, Industri-General Trade Laboratory Chemical, Reagent Antibiotik, Equipment Supply segera hubungi kami di 081331070937 / 03171830322. Terimakasih.

Salam Analist.

Kamis, 25 Februari 2010

Bakteri Patogen Yang menyebakan Keracunan

Setiap produk hasil olahan (Seafood) selalu di analisa sebelum di exsport untuk memastikan produk tersebut aman dan mutunya terjamin. Setiap finis produk di pastika terbebas dari bakteri patogen yang menyebabkan keracunan. Nah berikut ini daftar tingkat keakutan bahaya dari bakteri patogen yang dapat menyebabkan keracunan serta wabah penyakit.

1. Keakutan Tinggi

  • Salmonella enteritidis
  • Eschericia coli
  • Salmonella typhiparatyphi
  • Vibrio cholerae
  • Vibrio vulnificus
  • Taenia solium

2. Keakutan Sedang

  • Listeria monocytogenes
  • Salmonella spp, Shigella spp
  • Campylobacter jejuni
  • Enterovirulen Escherichia coli (EEC)
  • Streptococcus pyogenes
  • Rotavirus, Norwalk Virus group, SRV
  • Entamoeba histolycia
  • Vibrio parahaemolyticus

3. Keakutan Rendah

  • Bacillus cereus
  • Taenia saginata
  • Clostridium perfringens
  • Staphylococcus aureus

Pengelompokan tingkat bahaya pada produk hasil olahan (Seafood) dalam beberapa kelompok populasi akan cepat berkembang. Mengenai bahaya dan cara penanganannya nantikan di postingan berikutnya. Tetap semangat dan jadikan analisa Antibiotik dan mikrobiologi sebagai hobi yang menyenangkan siapa tahu anda menemukan formula baru?......


NB: Jika anda membutuhkan Training Analisa Antibiotik, Industri-General Trade Laboratory Chemical, Reagent Antibiotik, Equipment Supply segera hubungi kami di 081331070937 / 03171830322. Terimakasih.

Salam Analist.



Senin, 15 Februari 2010

Analisa Antibiotik Nitrofuran (AMOZ)

Analisa yang akan saya bahas disini merupakan analisa yang sangat penting. Khususnya bagi anda analist laboratorium perikanan. Utamanya bagi perusahan perikaan (seafood) yang akan melakukan exsport hasil olahannya ke negara Amerika dan Eropa.

Analisa Antibiotik ini Mengenai Nitrofuran AMOZ. Nitrofuran AMOZ masih satu jenis dengan analisa Chloramphenicol (CAP) dan Nitrofuran AOZ. Tanpa melakukan analisa antibiotik ini pada produk (udang dan rajungan) perusahan anda tidak dapat melakukan exsport. Karena di negara Amerika dan Eropa sudah mewajibkan setiap perusahan pengolahan ikan khususnya seafood harus bebas dari Antibiotik. Karena itulah anda harus melakukan analisa antibiotik pada hasil olahan seperti Ikan, Udang, dan Rajungan di perusahaan anda. Untuk mengetahui cara analisa Chloramphenicol (CAP) dan Analisa Nitrofuran (AOZ) anda bisa lihat di postingan sebelumnya.

Bagaimana cara analisa antibiotik Nitrofuran (AMOZ) pada Udang dan Rajungan /Crab Meat? Mari kita lihat di bagian bawah ini.

Preparasi Sample

  • Timbang sample 50 gr, haluskan dengan blander
  • Ambil 1 gr dari sample yang sudah halus masukan dalam tabung ukuran 10 ml
  • Tambahkan 0.5 Sample Extraction Buffer+ 3.5 ml Distilled Water+ 0.5 ml 1 M HCL+ 20 uL mM 2-Nitrobenzaldehyde, Vortex 1 menit.
  • Incubasi selama 3 jam pada suhu 50 derajat Celcius, Vortex setiap 30 menit.
  • Tambahkan 5 ml 1 K2HPO4+ 0.4 ml 2M NaoH+ 6 ml ethyl acetate, vortex selama 1 (homogenkan) .
  • Setelah homogen Centrifuge selama 10 menit pada suhu ruang 20-25 derajat Celcius.
  • Kemudian ambil 3 ml supernatant pindahkan kedalam tabung 5 ml, dan keringkan diatas aliran gas Nitrogen pada suhu 60 derajat Celcius.
  • Larutkan residu menggunakan 1 ml n-hexan, vortex dan + 1 x Sample Exstration Buffer dan vortex kembali.
  • Setelah itu di Centifuge selama 5 menit pada kecepatan (4000 G)
  • Jika terbentuk Foam (busa) atau belum jernih maka dapat dilakukan pemanasan diatas water bath pada suhu 80 derajat Celcius selama 3-5 menit.
  • Amil 50 uL supernatan untuk di uji kedalam Well.

Prosedur Analisa Elisa Nitrofuran AMOZ

  • Keluarkan Reagent Kitt dari dalam kulkas + 30 menit sebelum analisa dimulai, sampai pada suhu Kitts yang akan di uji menyamai suhu ruang 20-25 darajat Celcius.
  • Keluarkan Well dari tempatnya sesuai dengan jumlah sample dan standart yang di uji
  • Masukan 50 uL larutan standart dan 50 uL sample kedalam masing-masing well yang sudah di siapkan
  • Setelah itu tambahakan kedalam masing-masing well 100 uL AMOZ Antibody #1 dan homogenkan dengan cara menggoyangkan plate tersebut kurang lebih 10 detik kemudian Incubasi selama 30 menit (Tanpa Cahaya) pada suhu ruang 20-25 derajat Celcius.
  • Setelah 30 menit di Incubasi, buang reagent yang ada di dalam well tersebut dan di lakukan pencucian dengan 250 ul 1x washing solution ( yang sudah di encerkan 1+20), ha tersebut dilakukan sebanyak 3 kali.
  • Kemudian tambahkan 150 uL 1x Antibody #2 dan di Incubasi selama 30 menit (Tanpa Cahaya) pada suhu ruang 20-25 derajat Celcius.
  • Setelah Incubasi 30 menit, buang reagent yang ada di dalam well tersebut dan di lakukan pencucian dengan 250 ul 1x washing solution ( yang sudah di encerkan 1+20), ha tersebut dilakukan sebanyak 3 kali.
  • Tambahkan 100 uL TMB substrat ke dalam setiap well dan Incubasi selama 15 menit (Tanpa Cahaya) pada suhu ruang.
  • Tambahkan 100 uL Stop Solution ke dalam setiap well dan baca Absbance-nya dengan menggunakan Reader Star Fax 450.
  • Kemudian masukan kedalam komputer yang sudah di instal software program Antibiotiknya.

Dengan melakukan Analisa Antibiotik di unit pengolahan, kita bisa mengetahui lebih dini tentang kandungan antibiotik pada RM (udang dan rajungan) yang akan kita olah, dan dapat menjamin produk yang kita hasilkan benar-benar aman dari antibiotik. Nah, apabila di perusahaan anda membutuhkan Trening Analisa Antibiotik Chloramphenicol (CAP), Nitrofuran (AOZ), dan Nitrofuran (AMOZ) anda bisa segera menghubungi CV. Pratama Hartono Indonesia untuk segara mendapatkan trening Antibiotik.


NB: Jika anda membutuhkan Training Analisa Antibiotik, Industri-General Trade Laboratory Chemical, Reagent Antibiotik, Equipment Supply bisa hubungi kami di 081331070937 / 03171830322. Terimakasih.

Salam Analist.




Kamis, 11 Februari 2010

Ikuti Gerakan Tulang Sehat

Siang itu tepatnya pada tanggal 7 Februari 2010 saya pergi ke Giant sebuah toko perbelanjaan ada sebuah acara sosial yang diadakan oleh CDR Ikuti Gerakan Tulang Sehat Lawan Osteoporosis Sekarang! begitulah kira-kira judulnya. Kali ini saya akan bahas mengenai Tulang Sehat untuk selingan agar tidak jenuh dalam analisa kita sehari-hari....terlebih agar kita tahu tentang kondisi kesehatan tulang kita.

Seiringdengan bertambahnua usia, kebutuhan kalsium kita meningkat 1.5 kali lipat menjadi 1200 mg. Apabila tidak terpenuhi, Anda berisiko terkena Osteoporosis (keropos tulang). Osteoporosis terjadi diam-diam tanpa disadari dan meningkatkan risiko fraktur (patah tulang).Faktor resiko tinggi, umumnya terjadi pada wanita dan pria berusia lanjut serta wanita di masa pre- dan post menopause.

Nah siang itu setelah saya belanja saya tertarik untuk mencoba ikutan acar CDR tersebut, lalu saya antri untuk mendapat giliran pemeriksaan. Setelah menunggu tibalah giliran saya untuk pemeriksaan tulang saya, kaki kiri saya di masukan kedalam alat seperti penjepit kemudian keluar angka-angka dan hasilnya Score tulang saya (-0.1) itu menandakan masih sehat. Nah berikut ini Kriteria Tulang Sehat Menurut WHO.

  • +1 Masa Tulang sehat
  • -1 Masa Tulang Rendah
  • < -2.5 Tulang Keropos

Nah di bawah ini Tips agar Tulang Sehat dan Segar

  1. Biasakan diri dengan pola makan yang baik. Cukupi kebutuhan kalsium minimum 800 mg/hari dan Vitamin dan perbanyak makan Seafood agar tulang tetap sehat dan terhindar dari Osteoporosis.
  2. Olahraga minimal 2-3x seminggu,masing-masing 30 menit. contohnya seperti Fokus pada latihan angkat beban, Renang, Joging, jalan-jalan pagi dan lain-lain.
  3. Jalani gaya hidup sehat dengan menghindari faktor resiko Osteoporosis seperti Merokok, Kopi Minuman bessoda alkohol dan lain-lain.
  4. Lakukan pemeriksaan dini Osteoporosis, yakni dengan melakukan BMD (Bone Mass Density) Check minimal 6 bulan sekali.

Nah itu tadi mengenai tulang sehat. Bagi anda yang mau sehat sampai usia lanjut jalankanlah hidup sehat dan jangan lupa berolahraga. salam sehat......


NB: Jika anda membutuhkan Training Analisa Antibiotik, Industri-General Trade Laboratory Chemical, Reagent Antibiotik, Equipment Supply bisa hubungi kami di 081331070937 / 03171830322. Terimakasih.

Salam Analist