Jumat, 11 Februari 2011

Sukses Dalam Analisa Antibiotik

Titik awal kesuksesan dalam melakukan anlisa antibiotik pada produk seafood selalu di mulai dari tempat yang sama, yaitu niat untuk belajar. Dari sana pondasi kesuksesan Analisa mulai terbangun.

pepatah mengatakan: bisa karena terbiasa. sebab dengan terbiasa kita melakukan analisa, pengetahuan dan ilmu kita bertambah.

Saat anda mulai analisa antibiotik, tingkat pengetahuan dan kepercayaan anda tumbuh dengan cepat. Anda merasa percaya terhadap diri serta kemampuan anda untuk membuat perubahan besar dalam diri anda dalam setiap analisa.

Satu kata yang bisa anda pakai untuk membuat perubahan dalam setiap analisa antibiotik adalah membuat suasana analisa dengan nyaman, yang membaut anda berkonsentrasi. Begini yang saya maksud, dalam tiap proses analisa antibiotik pasti selalu ada hambatan dan tekanan dari atasan agar hasil analisa cepat selesai yang membuat anda dalam kondisi terjepit dan penuh tekanan.

Kunci utama sukses dalam analisa antibiotik yaitu adanya semangat, kemampuan, dan konsentrasi.

  • Semangat bararti anda benar-benar senang dan nyaman yang anda inginkan. Dimana posisi anda saat ini dan hendak melakukan analisa apa saja yang akan di kerjakan. Anda yang tentukan analisa antibiotik dan membuat perencanaan semua analisa untuk harian dan analisa mingguan pada setiap sample produk yang akan di eksport.
  • Kemampuan berarti anda bisa analisa uji antibiotik yang anda kerjakan. Anda fokus pada setiap uji antibiotik sehingga semakin bertambah kemampuan, kecepatan dan ketepatan dalam setiap tahapan analisa.
  • Konsentrasi adalah hal yang sangat penting dalam setiap tahapan analisa antibiotik. Dari mulai preparasi sample, pengenceran sampai pembacaan panjang gelombang di reader star fax dan pengolahan data di komputer.
Sebelum posting ini saya ahiri, mulai saat ini dan detik ini juga mari tanamkan dalam diri kita untuk bisa sukses dalam setiap analisa dan tatap semangat dalam hal apapun. Baiklah kawan semua sampai disini pembahasan kita kali. Apabila ada yang mau menambahkan share aja di sini.


NB: Jika anda membutuhkan Training Analisa Antibiotik, Industri-General Trade
Laboratory Chemical, Reagent Antibiotik, Equipment Supply segera hubungi kami di 081331070937 / 03171830322. Terimakasih.

Salam Analist.

Selasa, 04 Januari 2011

Performance Laboratorium

Ditahun Baru 2011 ini, tuntutan terhadap kinerja di perusahaan untuk meningkatkan kualitas kerjanya sangatlah tinggi. Kualitas produk dan layanan, efisiensi, kreativitas, serta beberapa aspek lain dalam memerangi persaingan kualitas sebuah produk perikanan merupakan hal yang terus di tuntut untuk selalu di tingkatkan.

Apabila kita cermati secara seksama, peningkatan kinerja suatu perusahaan perikanan, sangat tergantung pada kualitas oarang-orang dalam perusahaan itu sendiri. Dengan kata lain Sumber Daya Manusia, merupakan faktor paling signifikan dalam memproses keunggulan kompetitif yang berkelanjutan. Dan sebagai sumber keunggulan kompetitif keterlibatan karyawan, sebagai seorang Quality Control di proses produksi dan team laboratorium di bagian keamanan produk dapat menjalankan atau menanggalkan setiap kebijakan perusahaan. Disinilah Performace Laboratorium menjadi sangat vital.

Apa yang dimaksud dengan Performace Laboratorium? Dan bagai mana cara meningkatkan PL tersebut?
Performance Laboratorium adalah hasil yang dicapai oleh Quality Control dengan cara melakukan pengawasan di setiap proses produksi dan mengarahkan pada kesuksesan hasil analisa laboratorium tersebut. Denagan kata lain, karyawan yang terlibat sepenuhnya dengan apa yang mereka lakukan, dan terhadap perusahaan tempatnya bekerja, akan mengarahkan upaya ekstra untuk mencapai kualitas dan tujuan perusahaan.

Nah, sekarang Faktor apa saja yang mendukung tercapainya PL? jawabanya ada di bawah ini
1. Efektifitas Quality Control dan Laboratorium dan Kepemimpinan Quality Assurance sebagai penjamin mutu produk yang di persepsikan.
2. Dukungan dari perusahaan kepada Quality Control dan Laboratorium untuk memampukan mereka dalam menjalankan peran di pekerjaannya.
3. Kewajaran dan keadilan perusahaan dalam pengembangan dan penghargaan terhadap hasil kerja karyawan.

So, pada ahirnya perusahaan seafood yang ingin maju secara berkesinambuangan, harus mampu menerapkan Quality Control yang solid dan menciptakan Performance Laboratorium.
Oke sampai bertemu lagi di artikel selanjutnya. Jangan lupa di awal tahun 2011 kita harus Semangat serta niatkan untuk sukses dan sukses.



NB: Jika anda membutuhkan Training Analisa Antibiotik, Industri-General Trade
Laboratory Chemical, Reagent Antibiotik, Equipment Supply segera hubungi kami di 081331070937 / 03171830322. Terimakasih.

Salam Analist.

Kamis, 23 Desember 2010

5 Langkah Menuju Perubahan

Setiap perusahaan seafood pasti memiliki laboratorium untuk menganalisa hasil produksinya. Dan setiap perusahaan pasti memiliki pendapat berbeda-beda tentang hasil analisa laboratorium. Ada perusahaan yang antusias dan percaya bahwa hasil analisa di laboratoriumnya valid. Ada yang cuek dan bahkan tidak percaya bahwa hasil analisa di laboratoriumnya bisa di jadikan penentu mutu sebuah produk sebelum di eksport.
Heemm...bagaimana di perusahaan anda? Di mana perusahaan anda berdiri?

Sebagai seorang Analist Laboratorium di perusahaan seafood, mungkin anda masih di hinggapi rasa kurang yakin dan tidak PEDE dalam setiap analisa. (Berarti anda berdiri di garis ragu-ragu antara yakin dan tidak yakin).

Ini wajar. Banyak analist laboratorium pada awalnya mengalami ketidak PEDE-an seperti itu.

Sebagai seorang analist laboratorium di sebuah perusahaan seafood kita memang perlu banyak belajar. Kita juga perlu Training dan Latihan-latihan Analisa. Dan Ingat belajar bukan hanya di dalam perusahaan seafood, tapi juga pada perusahaan yang lainnya yang masih ada hubungannya dengan Quality Control dan laboratorium.

Intinya anda hanya perlu niat serta keberanian dulu, "Saya serius bekerja di perusahaan seafood sebagai Analist laboratorium dan sebagai Quality Control.

Nah, setelah itu baru fokus pada cara analisa anda. Dan tetap berpikir positif serta tetap SEMANGAT kalau anda akan berhasil setiap kali analisa. Kemudian cari ilmu tentang analisa antibiotik, analisa mikrobiologi dan ikuti training. Dan Segara praktikan ilmu yang anda dapatkan setahap demi setahap.

Saya harap anda percaya pada kemampuan anda dan selalu berpikir positif. Ya.... karena jika anda berpikir positif maka hasinyapun akan positif. Begitu juga sebaliknya. Dan, sikap OPTIMIS pada kemampuan sendiri inilah kunci bagi semua Analist Laboratorium. (Baik Quality Assurance dan Quality Control).

Tapi, Hati-hati...Jangan terlena dengan rasa Optimis. Anda juga harus Berubah dan menerapkan ilmu yang telah anda pelajari jika mengininginkan Perubahan pada laboratorium di perusahaan anda dan hasil analisa valid sesuai standart. Hemm...Berubah bagai mana?

jawabannya ada disini cukup 5 langkah saja.

1. Lakukan Analisa secara berkualitas
Jika analisa anda sesuai dengan standart dan dapat di percaya, Pasti buyer tidak akan ragu dengan kualitas produk (ikan/udang/rajungan) yang akan di eksport.

2. Training di tempat lain
Agar kemampuan anda bertamabah lakukan latihan, mengikuti seminar-seminar dan baca buku mengenai cara analisa atau bila ingin cepat bisa analisa antibiotik segera melakukan training di Pratama Hartono Indonesia.

3. Tulis kegiatan Analisa tiap hari
Para analist biasanya mengumpulkan artikel-artikel bagus dalam agenda mereka dan mempraktekan ilmu yang telah didapat.

4. Buat Press release (Keterangan pers)
Untuk memberi tahu hasil analisa anda kepada Quality Assurance dan seluruh karyawan di perusahaan, anda boleh membuat press release. Tujuannya agar semua karyawan mengerti akan ke bersihan dan dari produk tersebut.

5. Komunikasi
Komunikasi adalah hal yang sangat penting untuk seorang analist laboratorium. Kenapa? karena setiap analisa antibiotik pasti membutuhkan waktu dalam pengujiannya sebelum di eksport. Oleh karena itu komunikasi antar team laboratorium dengan Quality Control harus selalu terjaga agar semuanya berjalan sesuai rencana.

Baiklah... selalu ada jalan menuju roma. Tinggal bagaimana anda menuju perubahan kesana.
dan yang terahir SELAMAT TAHUN BARU 2011....Tetap Semangat menuju perubahan untuk kita semua.



NB: Jika anda membutuhkan Training Analisa Antibiotik, Industri-General Trade
Laboratory Chemical, Reagent Antibiotik, Equipment Supply segera hubungi kami di 081331070937 / 03171830322. Terimakasih.

Salam Analist.











Kamis, 16 Desember 2010

Seperti Apa Laboratorium yang Ideal?

Banyak perusahaan berlomba memperbaiki mutu kualitas produk dengan sistem laboratorium yang baik. Ini sangat jarang saya temui saat pertama saya masih sekolah, waktu bekerja di perusahaan ikan atau bahkan saat mulai training antibiotik ini. Perubahan ini patut kita syukuri. Sebab semakin banyak perbaikan kualitas produk perikanan di setiap perusahaan akan semakin baik bagi negeri ini.

Banyak perusahaan seafood mulai melakukan pengujian antibiotik sendiri melalui laboratorium yang dimiliki perusahaan seperti analisa antibiotik CAP (Chloramphenicol), AOZ nitrofuran, dan AMOZ, yang tentunya hasil analisanya bisa di pertanggung jawabkan dan sesuai dengan standart perusahaan.

Ada juga perusahaan yang melakukan training dan pelatihan baik di dalam perusahaan atau di luar perusahaan. Adapula yang mengikuti seminar-seminar mengenai Training HACCP (Hazard Analysis and Critical Control Points) dan standart ISO (International Organization for Standardization).

Semua hal diatas adalah uapaya yang baik. Namun tahukah anda seperti apakah laboratorium yang ideal itu?

  • Punya SDM yang tak terbatas. Secara cepat kualitas produk akan baik, misal dari hasil analisa yang jelek (bakterinya banyak pada produk) menjadi sedikit. Seperti proses pengolahan di awasi oleh QC (Quality Control) dengan baik dan cara analisa yang sesuai mengasilkan produk yang berkualitas.
  • Tidak menghabiskan waktu. Betul pada awalnya perusahaan akan memberikan perhatian penuh pada setiap training yang dilakukan itu. Namun setelahnya perusahaan bisa dengan cepat memperoleh hasil analisa antibiotik pada produk yang akan di eksport.
  • Bisa berjalan sendiri. Tanpa harus di intuksikan pun, seorang analist laboratorium bisa berjalan sendiri.
  • Tanpa tekanan. Tanpa harus takut analisa atau hasil uji belum selesai team laboratorium sudah meyelesaikannya dengan tepat waktu dan tanpa ada tekanan dalam setiap analisa yang di lakukannya.
Apa laboratorium di perusahaan anda seperti kriteria di atas? atau anda juga mau menambahkan kriteria Laboratorium yang ideal lainnya?

Mari kita diskusikan....


NB: Jika anda membutuhkan Training Analisa Antibiotik, Industri-General Trade
Laboratory
Chemical, Reagent Antibiotik, Equipment Supply segera hubungi kami di 081331070937 / 03171830322. Terimakasih.


Salam Analist.



Jumat, 10 Desember 2010

Perusahaan Seafood

Perusahaan seafood amat di minati di Indonesia. Lihat saja berbagai perusahaan ikan berkembang di mana-mana. Dari tengah kota sampai pinggiran kota, perusahaan seafood tumbuh dan makin membesar. Namun demikian Perusahaan seafood tidak akan maju dan berkembang tanpa pengawasan dan penerapan Management Laboratorium yang baik lewat Quality Control sebagai pengawas di tiap-tiap rangkaian produksi sehingga menghasil produk yang aman untuk di konsumsi.

Tak Percaya?

Anda bertanya apa itu Management Laboratorium? sederhana saja jawabnya. Management laboratorium adalah suatu rangkaian proses untuk mencapai suatu tujuan analisa yang telah di tetapkan terlebih dahulu.

Ada dua pengawasan dalam proses pengolahan ikan, yaitu Quality Control sebagai pengawasan di sektor produksi dan team laboratorium sebagai pengawas untuk keamanan produk yang di hasilkan selama proses produksi.

Analisa Produk Ikan/Udang di Laboratorium

Mungkin anda lebih mengenal kegiatan laboratorium khususnya untuk produk-produk perikanan, diantaranya analisa Mikrobiologi dan Analisa Antibiotik.
Analisa Mikrobiologi meliputi analisa TPC, analisa e-coli, analisa salmonella, analisa vibrio, dan analisa mikro-mikro yang lainnya.
dan Analisa Antibiotik meliputi analisa Chloramphenicol (CAP), Analisa Nitrofuran AOZ, analisa Nirofuran AMOZ dan analisa-analisa yang lainnya.

Bagai mana agar hasil analisa sesuai denagn standart?
tidak jauh beda dengan HACCP yang telah di terapkan di perusahaan anda. QC melakukan tugasnya sebagi pengawas di bagian produksi dengan baik sesuai WI (works instruction) lalu team laboratorium menganalisa hasil produksinya.

Nah, dengan mengetahui caranya kita akan lebih mudah untuk menganalisa dan menerapkan standar mutu di perusahaan seafood, di tamabah lagi kalau perusahaan mau melakukan trening di luar perusahaan pasti perusahaan akan lebih maju dan berkembang. Mudahkan?

Tanpa ribet pokoknya ayo training sekarang!


NB: Jika anda membutuhkan Training Analisa Antibiotik, Industri-General Trade Laboratory Chemical, Reagent Antibiotik, Equipment Supply segera hubungi kami di 081331070937 / 03171830322. Terimakasih.

Salam Analist.


Kamis, 25 November 2010

Laut Indonesia

Indonesia...ya Indonesia tempat lahir beta yang kaya akan hasil laut yang melimpah ruah, beraneka raga jenis ikan serta biota-biota lainya yang masih ada di dasar laut Indonesia. Laut Indonesia yang luasnya mencapai 5,8 juta km2 ternyata mampu meyerap sekitar 40 persen dari seluruh jumlah karbon dioksida co2 di atmosfir.

Pemerintah telah mencanangkan Indonesia menjadi produsen perikanan terbesar di dunia tahun 2015. Salah satu untuk mencapainya adalah melakukan konservasi sumber daya ikan dan penetapan area menjadi kawasan konservasi.

Pemerintah mencanangkan kawasan konservasi perairan seluas 20 juta hektar yang harus di capai pada tahun 2020 atau 10 juta hektar pada tahun 2010.

Hem...rasanya kalau ngomongin kekayaan laut Indonesia ga, ada habisnya ya... tapi yang terpenting adalah kita bisa memanfaatkan semua kekayaan laut indonesia dengan berpartisipasi menjaga lingkungan di sekitar kita agar bersih dan tidak terkena banjir yang imbasnya kelaut jugakan? nah kalau kita bekerja di perusahaan sea food terutama yang bagian Quality Control dan Laboratorium Khususnya untuk analisa antibiotik, berkerjalah sebaik mungkin dengan menerapkan managemen mutu dan tentunya prinsip-prisip HACCP harus selalu di terapkan agar ikan atau produk yang di hasilkan tidak membahayakan kesehatan agar perusahaan sea food di Indonesia maju dan bisa bersaing dengan perusahaan-perusahaan asing agar Indonesia makmur dengan kekayaan lautnya, Majulah Indonesiaku suburlah lautku.

Baiklah kawan sampai disini dulu...ada yang mau menambahkan? share aja disini.

NB: Jika anda membutuhkan Training Analisa Antibiotik, Industri-General Trade Laboratory Chemical, Reagent Antibiotik, Equipment Supply segera hubungi kami di 081331070937 / 03171830322. Terimakasih.

Salam Analist.

Jumat, 29 Oktober 2010

Ciri umum udang tanpa antibiotik

Sehat itu mahal itu yang sering kita dengar tiap hari, tanpa kita sadari bahwa setiap jenis makanan yang kita konsumsi mengandung antibiotik atau bahan pengawet lainnya. Dan hanya diri kita sendiri yang bisa menjaga kesehatan agar tetap bisa sehat dan bebes dari berbagai macam penyakit serta bisa melaksanakan aktivitas sehari-hari yang lebih menyenangkan dan terbebas dari segala macam antibiotik yang membahayakan kesehatan. Nah kali ini saya akan bahas ciri umum udang tanpa antibiotik yang sehat untuk di konsumsi.

Untuk bisa mengetahui udang yang mengandung atibiotik kita butuh analisa lebih lanjut yang tentunya harus di uji di laboratorium, biasanya udang di uji Chloramphenicol (CAP) dan standar dari Chloramphenicol (CAP) 0.3ppb. Nah untuk lebih mudah kita membedakan udang tersebut mengandung antibiotik atau jenis bahan pengawet lainya kita cukup perhatikan hal-hal di bawah ini.

1. Lihat warna pada kulit udang bila tampak segar dan tidak ada bintik-bintik hitam kecil pada bagian punggung udang berarti udang bebas dari antibiotik.

2. Coba ambil udang dan dibiarkan di udara bebas selama 1 menit, bila ada lalat yang mengerubongi berarti bebas antibiotik dan bahan pengawet lainnya, dan apabila tidak ada lalat pada udang tersebut berarti udang tersebut mengandung antibiotik dan bahan pengawet lainnya.

3. Lihat dan amati pada bagian kepala udang bila putih bersih berarti udang tersebut mengadung antibiotik, tapi apabila pada bagian kepala udang putih ada sedikit bercak hitam kecoklatan berarti udang tersebut bebas dari antibioti dan bahan pengawet lainya.

Nah kawan itulah ciri umum yang mudah untuk mengetahui udang mengandung antibiotik atau tidak. paling tidak kita sudah bisa memilih udang yang akan kita konsumsi yang menyehatkan untuk tubuh. Anda punya pendapat lain? share disini.

NB: Jika anda membutuhkan Training Analisa Antibiotik, Industri-General Trade Laboratory Chemical, Reagent Antibiotik, Equipment Supply segera hubungi kami di 081331070937 / 03171830322. Terimakasih.

Salam Analist.